Main Pilih

"Amir Khan atau Shah Rukh Khan?"
"Jangaaan (ˇεˇ)-c<´˛`”). Jangan yang ituu!"
"Gak bisaa, Pilih cepaat!"
"Jangaan laah DIII!"

"Tadi perjanjiannya apa?!" (" `з´ )_,/"(>˛<!)
"Iyaa! Tapii, aku tau kamu sengajaa kaan?!"  Щ(º̩̩́Дº̩̩̀ Щ)
"Suka-suka aku lah!"
"Curang!" (‾~‾“)
 "Hehh! Tadi perjanjian kita apa?! Memangnya tadi ada kamu batasi pilihannya?! Pokoknya tadi perjanjiannya, kita main pilih-pilih. Aku kasi kamu dua pilihan, kamu harus pilih satu! Gitu kaan?!"
"Aku pilih dua-duanya."
"Gak boleh!"
"Gak pilih siapa-siapa kalau gitu."
"Manaa bisaa!"
"Pas!"
(" `з´ )_,/"(>˛<!)
(¬_¬")

Masalah Ngetik

Pernah ngerasain atau pernah kejadian gak sama kamu, ketika kamu udah ngetik panjang-panjang berbaris-baris, sambil ngetik kamu senyum-senyum, ketawa-ketawa sendiri, geli gak menentu sama pikiran-pikiran mu sendiri, sambil sibuk cari emo yang pas buat mendukung ketikanmu, sambil membayangkan balasan lucu parah juga yang bakal kamu terima, ntah itu waktu sms, kirim pesan ke inbox atau chat? Eh, ternyaaataaa... balasan yang kamu dapat cuma satu kalimat cuek bebek! Iyaaa, satu kalimat apa adanya ajaaa, satu baris! Gak ada lucu-lucunya jugaaa! Or… the worst thing is you just got ‘OK’ from them!

Mau Makan Ajaa, Susaah

"Aduh.."
"Kenapa?"
"Kerupuknya nusuk ke gigi DI.. (_) sakiit.."
"Bagian pinggirnya yang keras itu?"
"Iya.."
"Tu la kan, orang sukak kali makan bagian yang pinggirnya dulu, yang keras, ntah apa gunanya.."
"Kok karena itu pulak?"
"Iya lah."
"Mana ada hubungannya!"
"Adaa laahh!"
"Gak ada!"

Obat Gigi

"Sakit kali Kak.."
"Sinilah Kakak beliin obatnya. Apa namanya? Amoxicillin ya?"
"Iya.."
"Harganya berapa?"
"Gak tau Kak, kalau gak salah Rp4.000"
"Ya udah.."

Junk Story

"DI, kamu liat gak?"
"Apa?"
"Itu.. Anak baru ke kamar mandi.."
"Trus?"
"Iiihh.. Dia barusan kan ke kamar mandi.."
"Iyaa! Trus kenapaa kalau dia ke kamar mandi?!"
"Dia ke kamar mandinya abis makan DI.."

Adisti & Adist

Beberapa bulan belakangan ini, entah mengapa saya iritasii bener kalau ada orang yang salah dalam menuliskan nama saya. Mungkin terkesan lebay, tapi ya gitu.. saya gak bisa terima, hehe.
Sebenarnya sih dari dulu juga udah iritasi, tapi gak sampai gatal pingin garuk. Kalau sekarang tu iritasinya bukan pingin digaruk lagi, tapi disambit pakai durian, kulitnya! Hahah, gaak becandaaa.
Pokoknya, saya gak mau kalau ada orang yang sampai salah menuliskan nama saya. Gak boleh! Kalau hal ini terjadi, biasanya saya pasti langsung koreksi ke orangnya, tapi ya pasti dengan cara yang baik.
"Pak/Bu/Mas/Mbak.. FYI aja ya.. Nama saya Adisti, biasa dipanggil Adis, trus saya suka nulisnya Adist, hehe.. Thanks :)"

Ketika Mantan (Mau) Menikah

Ntar dulu, saya perjelas sedikit, maksud saya mantan pacar, bukan mantan boss, mantan teman dan lainnya. Buat saya, beberapa pertanyaan yang akan muncul ketika membaca judul di atas adalah:
"Apa kamu tau?"
kalau tau --> "Kamu tau dari mana?"
kalau gak --> "Siapa yang kasi tau?"
"Perasaan kamu gimana?"
"Trus kamu diundang gak ke pesta pernikahannya?"
"Kamu mau datang?"
"Sama siapa?" *
"Kamu ikhlas?"