Tampilkan postingan dengan label kami berdua. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kami berdua. Tampilkan semua postingan

Main Pilih (Lagi)


"Dist ayuk main.."
"Nanti ya DI. Aku lagi nyerang ini.."
"Ayuk, mainnya nanti aja.."
"Ntar ntar.. Dikit lagi ini. Banditnya udah mau mati ini.."
"Ayuk.."
"Isshh bentar kenapa.. Dikit lagi iniii.."
"Ayuk.."
"Iyaa sebentar lagii.."
"Ooh ok.."
"Aaahhh! Iya iyaa.. Ngambek, merajuk.. Truuss.. Gitu aja pun.."
"........"
"Heheh ampun-ampun.. Okey, mari kita main seeepuasnya, sepuas hati. Mau main apa DI?" -__-
"Main pilih!"

Main Pilih

"Amir Khan atau Shah Rukh Khan?"
"Jangaaan (ˇεˇ)-c<´˛`”). Jangan yang ituu!"
"Gak bisaa, Pilih cepaat!"
"Jangaan laah DIII!"

"Tadi perjanjiannya apa?!" (" `з´ )_,/"(>˛<!)
"Iyaa! Tapii, aku tau kamu sengajaa kaan?!"  Щ(º̩̩́Дº̩̩̀ Щ)
"Suka-suka aku lah!"
"Curang!" (‾~‾“)
 "Hehh! Tadi perjanjian kita apa?! Memangnya tadi ada kamu batasi pilihannya?! Pokoknya tadi perjanjiannya, kita main pilih-pilih. Aku kasi kamu dua pilihan, kamu harus pilih satu! Gitu kaan?!"
"Aku pilih dua-duanya."
"Gak boleh!"
"Gak pilih siapa-siapa kalau gitu."
"Manaa bisaa!"
"Pas!"
(" `з´ )_,/"(>˛<!)
(¬_¬")

Mau Makan Ajaa, Susaah

"Aduh.."
"Kenapa?"
"Kerupuknya nusuk ke gigi DI.. (_) sakiit.."
"Bagian pinggirnya yang keras itu?"
"Iya.."
"Tu la kan, orang sukak kali makan bagian yang pinggirnya dulu, yang keras, ntah apa gunanya.."
"Kok karena itu pulak?"
"Iya lah."
"Mana ada hubungannya!"
"Adaa laahh!"
"Gak ada!"

Obat Gigi

"Sakit kali Kak.."
"Sinilah Kakak beliin obatnya. Apa namanya? Amoxicillin ya?"
"Iya.."
"Harganya berapa?"
"Gak tau Kak, kalau gak salah Rp4.000"
"Ya udah.."

Junk Story

"DI, kamu liat gak?"
"Apa?"
"Itu.. Anak baru ke kamar mandi.."
"Trus?"
"Iiihh.. Dia barusan kan ke kamar mandi.."
"Iyaa! Trus kenapaa kalau dia ke kamar mandi?!"
"Dia ke kamar mandinya abis makan DI.."

We Talk - 2

"Hmm, udah sejak kelas 2 SMA. Kira-kira berapa tahun ya DI?"
"Apanya?"
"Naik angkotnya.. kita berdua.."
"Emang siapa yang nanya?"
"Gak ada, aku beritakan sendiri."
"Oh.. Ya kira-kira 10 tahunan gitu lah.."
"10 tahun?! Lama juga ya? Ckckck.. Betapa hidup kita gak ada perubahannya.. hahah!"
"Hahhaah, ya gak gitu lah.."

Saya ini, DIA itu

"Hmm.. Ini bagus gak ya?  Atau yang ini?"
---
"Ck.. yang mana ya?"
---
"DIii.. bantuin doong.. Kamu ngapain duduk diem di sanaa?"
"Owh.. heeheh.."
"Kok cengengesan? Kenapa?"
"Gak.. Aku pikir kamu masih marah gara-gara yang kemarin.."
"...."

We Fight!

"Agghh! Aduuuhh.. DIii, aku telaaatt!"
"Bukannya tiap hari juga gitu?"
"Aaaaa, kok kamu gituu?!"
"Loh, kan emang iya?"
"Iya emang, tapi kan kalau yang tiap hari itu telatnya cuma lima menitan doang, hehe.. Ini udah setengah jam. Ini udah jam 9.. aaaa..aahh!"

We Talk

"Hari ini aku menangis untuk hal yang setelah kupikirkan kembali terlalu kekanak-kanakan.."

"Gpp..
Kamu butuh itu untuk menjadi penyeimbang kedewasaanmu..
It's ok.." 

( '́'̀ )/(´._.`)